Contoh Tulisan Berjalan

Senin, 04 Mei 2015

aqidah

Mengenal rasul-rasul Alloh

1.      Pengertian nabi dan rasul
Nabi adalah seorang laki-laki yang diberi wahyu oleh Alloh lewat malaikat jibril untuk dirinya sendiri. Sedangkan rasul yaitu seorang laki-laki yang diberi wahyu oleh Alloh lewat malaikat jibril yaitu untuk dirinya sendiri dan disampaikan kepada umatnya.

Artinya :
“dan (kami telah mengutus) rasul-rasul yang sungguh telah kami kisahkan tentang mereka kepadamu dahulu, dan rasul-rasul yang tidak kami kisahkan tentang mereka kepadamu. Dan Alloh telah berbicara kepada Musa dengan langsung (Q.S. An-Nisa (4): 164)”
Jumlah nabi dan rasul yang wajib kita ketahui ada 25, antara lain:
1.      Nabi Adam a.s.
2.      Nabi Idris a.s.
3.      Nabi Nuh a.s.
4.      Nabi Hud a.s.
5.      Nabi Shaleh a.s
6.      Nabi Ibrahim a.s.
7.      Nabi Luth a.s.
8.      Nabi Ismail a.s.
9.      Nabi Ishak a.s.
10.  Nabi Yakub a.s.
11.  Nabi Yusuf a.s.
12.  Nabi Yakub a.s
13.  Nabi Zulkifli a.s.
14.  Nabi Syu’aib a.s.
15.  Nabi Musa a.s.
16.  Nabi Harun a.s.
17.  Nabi Daud a.s.
18.  Nabi Sulaiman a.s.
19.  Nabi Ilyas a.s.
20.  Nabi Ilyasa a.s.
21.  Nabi Yunus a.s.
22.  Nabi Zakariya a.s.
23.  Nabi Yahya a.s.
24.  Nabi Isa a.s.
25.  Nabi Muhammad saw.


2.      Nama-nama Rasul yang Ulul Azmi dari para Rasul
Sebagai rasul dikenal dengan ulul azmi. Ulul azmi adalah rasul yang memiliki ketabahan dan kesabaran yang sangat kuat dalam menghadapi berbagai cobaan.
Selain diberi cobaan yang berat, rasul ulul azmi juga diberi mu’jizat. Mu’jizat yaitu kejadian atau kepandaian yang luar biasa pada diri eorang nabi atau rasul yang datangnya dari Alloh swt.
Rasul yang bergelar ulul azmi antara lain: nabi nuh, ibrahim, musa, isa, dan muhammad saw.
a.      Nuh AS
Mendapat mu’jizat berupa:
Dapat membuat perahu besar saat banjir bandang tiba untuk menyelamatkan umatnya dan hewan-hewan yang bersamanya.
Contoh ujian berat yang diberikan kepada nabi nuh yaitu:
1)      Sabar berdakwah meskipun selama kurang lebih 950 tahun hanya beberapa yang mengikutinya.
2)      Istri dan anaknya juga ikut membangkang.
b.      Ibrahim AS
Mendapat mu’jizat berupa:
1)      Ibu jarinya bisa mengeluarkan madu pada masa kecil.
2)      Tidak terbakar ketika di masukkan kedalam api oleh raja namrud.
Contoh ujian berat yang diberikan kepada nabi ibrahim yaitu:
1)      Perintah Alloh lewat mimpi kepada nabi ibrahim untuk menyembelih putranya yang bernama ismail.
2)      Nabi ibrahim mendapat perlawanan dari raja namrud berupa dimasukkan ke dalam api.
c.       Musa AS
Mendapat mu’jizat berupa:
1)      Tongkatnya dapat berubah menjadi sebuah ular yang sangat besar.
2)      Bisa membelah lautan dengan tongatnya.
Cotoh ujian berat yang diberikan nabi musa yaitu:
1)      Ancaman dari raja fir’aun yang sangat berkuasa bahkan mengaku sebagai tuhan.
2)      Kaumnya sangat pembangkang.
d.      Isa AS
Mendapat mu’jizat berupa:
1)      Membuat burung dari tanah kemudian burung tersebut hidup
2)      Dapat menghidupkan orang yang telah meninggal, atas izin Alloh dan dapat menyembuhkan beberapa penyakit yang sulit untuk di sembuhkankan.
Contoh ujian berat yang diberikan kepada nabi isa yaitu:
1)      Kemiskinan, hendak diusir dan dibunuh oleh bani israil
2)      Dihianati muridnya sendiri yang bernama yudas iskariot
e.       Muhammad SAW
Mendapat mu’jizat berupa Al-quran, dapat membelah bulan menjadi dua, dan jari tangannya dapat mengeluarkan air.
Contoh ujian berat yang diberikan kepada nabi muhammad yaitu:
1)      Menjadi yatim piatu sejak kecil.
2)      Penentang dawahnya tidak hanya dari orang lain tapi termasuk pamannya sendiri, yaitu Abu lahab.
Para rasul tersebut meskipun mendapat cobaan yang begitu berat tapi tetap tabah dan bisa lulus dari ujian sehingga diberi gelar Rasul ulul azmi. Untuk memudhkan mengingat, maka bisa disingkat dengan kata NIMIM (nuh, ibrahim, musa, isa, muhammad).
3.      Perbedaan nabi dan Rasul
Perbedaan nabi dan rasul antara lain:
NABI
RASUL
a.       Seorang nabi belum tentu rasul.
b.      Tidak memiliki sifat tablig (menyampaikan).
c.       Tidak memiliki umat (pengikut).
d.      Memiliki tiga sifat wajib yaitu shidiq, amanah, dan fathonah.
a.       Seorang rasul pasti nabi.
b.      Memiliki sifat tablig.
c.       Memiliki umat.
d.      Memiliki 4 sifat wajib, yaitu shidiq, amanah, tablig, dan fathonah.

4.      Sifat wajib bagi Rasul
Yang dimaksud sifat-sifat wajib rasul adalah sifat-sifat yang pasti dimiliki oleh para rasul. Adapun sifat wajib bagi rasul adalah sebagai berikut.
a.       Shidiq
Shidiq artinya benar, yaitu dalam perkataan, perbuatan dan kehidupan. Rasul selalu benar dalam berbicara dan selalu benar pula dalam perbuatanya. Sepanjang sejarah manusia, tak seorang rasul pun  yang berdusta, baik kepada dirinya sendiri maupun orang lain.
Seluruh nabi dan rasul tidak pernah berkata bohong, tidak pernah berbicara berdasarkan hawa nafsunya sendiri, tetapi mereka semua berkata benar apa yang telah mereka terima dari Alloh SWT.
b.      Amanah
Amanah artinya dapat dipercaya, tidak pernah mengingkari janji, selalu melaksanakan setiap apa yang dikatakan.
Para rasul diberi amanah oleh Alloh untuk menyampaikan wahyu yang diterimanya kepada seluruh umat manusia. Dalam menyampaikan wahyu, tidak ada seorang rasul pun yang berkhianat.
c.       Tablig
Tablig artinya menyampaikan (wahyu). Tugas utama seorang rasul adalah memberikan pemahan kepada kaumnya. Meskipun banyak tantangan, rintangan, bahkan ancaman untuk di bunuh tapi para rasul tetap menampaikan wahyu dari Alloh.
d.      Fathonah
Fathonah artinya cerdas. Para rasul diberi kecerdasan yang luar biasa oleh Alloh dengan tujuan untuk kemudahan dalam menghadapi berbagai maslah yang dihapai selama menjadi rasul.
Salah satu contoh bentuk kecerdasan seorang rasul yaitu ketika nabi muhammad menghadapi kaum kafir Quraisy yang jumlahnya tidak seimbang dengan kaum mukmin, beliau mengunakan strategi yang hebat sehingga bisa menang. Tentu saja kemenangan itu juga karena izin dan pertolongan Alloh.




 Mengenal rasul-rasul Alloh

1.      Pengertian nabi dan rasul
Nabi adalah seorang laki-laki yang diberi wahyu oleh Alloh lewat malaikat jibril untuk dirinya sendiri. Sedangkan rasul yaitu seorang laki-laki yang diberi wahyu oleh Alloh lewat malaikat jibril yaitu untuk dirinya sendiri dan disampaikan kepada umatnya.

Artinya :
“dan (kami telah mengutus) rasul-rasul yang sungguh telah kami kisahkan tentang mereka kepadamu dahulu, dan rasul-rasul yang tidak kami kisahkan tentang mereka kepadamu. Dan Alloh telah berbicara kepada Musa dengan langsung (Q.S. An-Nisa (4): 164)”
Jumlah nabi dan rasul yang wajib kita ketahui ada 25, antara lain:
1.      Nabi Adam a.s.
2.      Nabi Idris a.s.
3.      Nabi Nuh a.s.
4.      Nabi Hud a.s.
5.      Nabi Shaleh a.s
6.      Nabi Ibrahim a.s.
7.      Nabi Luth a.s.
8.      Nabi Ismail a.s.
9.      Nabi Ishak a.s.
10.  Nabi Yakub a.s.
11.  Nabi Yusuf a.s.
12.  Nabi Yakub a.s
13.  Nabi Zulkifli a.s.
14.  Nabi Syu’aib a.s.
15.  Nabi Musa a.s.
16.  Nabi Harun a.s.
17.  Nabi Daud a.s.
18.  Nabi Sulaiman a.s.
19.  Nabi Ilyas a.s.
20.  Nabi Ilyasa a.s.
21.  Nabi Yunus a.s.
22.  Nabi Zakariya a.s.
23.  Nabi Yahya a.s.
24.  Nabi Isa a.s.
25.  Nabi Muhammad saw.


2.      Nama-nama Rasul yang Ulul Azmi dari para Rasul
Sebagai rasul dikenal dengan ulul azmi. Ulul azmi adalah rasul yang memiliki ketabahan dan kesabaran yang sangat kuat dalam menghadapi berbagai cobaan.
Selain diberi cobaan yang berat, rasul ulul azmi juga diberi mu’jizat. Mu’jizat yaitu kejadian atau kepandaian yang luar biasa pada diri eorang nabi atau rasul yang datangnya dari Alloh swt.
Rasul yang bergelar ulul azmi antara lain: nabi nuh, ibrahim, musa, isa, dan muhammad saw.
a.      Nuh AS
Mendapat mu’jizat berupa:
Dapat membuat perahu besar saat banjir bandang tiba untuk menyelamatkan umatnya dan hewan-hewan yang bersamanya.
Contoh ujian berat yang diberikan kepada nabi nuh yaitu:
1)      Sabar berdakwah meskipun selama kurang lebih 950 tahun hanya beberapa yang mengikutinya.
2)      Istri dan anaknya juga ikut membangkang.
b.      Ibrahim AS
Mendapat mu’jizat berupa:
1)      Ibu jarinya bisa mengeluarkan madu pada masa kecil.
2)      Tidak terbakar ketika di masukkan kedalam api oleh raja namrud.
Contoh ujian berat yang diberikan kepada nabi ibrahim yaitu:
1)      Perintah Alloh lewat mimpi kepada nabi ibrahim untuk menyembelih putranya yang bernama ismail.
2)      Nabi ibrahim mendapat perlawanan dari raja namrud berupa dimasukkan ke dalam api.
c.       Musa AS
Mendapat mu’jizat berupa:
1)      Tongkatnya dapat berubah menjadi sebuah ular yang sangat besar.
2)      Bisa membelah lautan dengan tongatnya.
Cotoh ujian berat yang diberikan nabi musa yaitu:
1)      Ancaman dari raja fir’aun yang sangat berkuasa bahkan mengaku sebagai tuhan.
2)      Kaumnya sangat pembangkang.
d.      Isa AS
Mendapat mu’jizat berupa:
1)      Membuat burung dari tanah kemudian burung tersebut hidup
2)      Dapat menghidupkan orang yang telah meninggal, atas izin Alloh dan dapat menyembuhkan beberapa penyakit yang sulit untuk di sembuhkankan.
Contoh ujian berat yang diberikan kepada nabi isa yaitu:
1)      Kemiskinan, hendak diusir dan dibunuh oleh bani israil
2)      Dihianati muridnya sendiri yang bernama yudas iskariot
e.       Muhammad SAW
Mendapat mu’jizat berupa Al-quran, dapat membelah bulan menjadi dua, dan jari tangannya dapat mengeluarkan air.
Contoh ujian berat yang diberikan kepada nabi muhammad yaitu:
1)      Menjadi yatim piatu sejak kecil.
2)      Penentang dawahnya tidak hanya dari orang lain tapi termasuk pamannya sendiri, yaitu Abu lahab.
Para rasul tersebut meskipun mendapat cobaan yang begitu berat tapi tetap tabah dan bisa lulus dari ujian sehingga diberi gelar Rasul ulul azmi. Untuk memudhkan mengingat, maka bisa disingkat dengan kata NIMIM (nuh, ibrahim, musa, isa, muhammad).
3.      Perbedaan nabi dan Rasul
Perbedaan nabi dan rasul antara lain:
NABI
RASUL
a.       Seorang nabi belum tentu rasul.
b.      Tidak memiliki sifat tablig (menyampaikan).
c.       Tidak memiliki umat (pengikut).
d.      Memiliki tiga sifat wajib yaitu shidiq, amanah, dan fathonah.
a.       Seorang rasul pasti nabi.
b.      Memiliki sifat tablig.
c.       Memiliki umat.
d.      Memiliki 4 sifat wajib, yaitu shidiq, amanah, tablig, dan fathonah.

4.      Sifat wajib bagi Rasul
Yang dimaksud sifat-sifat wajib rasul adalah sifat-sifat yang pasti dimiliki oleh para rasul. Adapun sifat wajib bagi rasul adalah sebagai berikut.
a.       Shidiq
Shidiq artinya benar, yaitu dalam perkataan, perbuatan dan kehidupan. Rasul selalu benar dalam berbicara dan selalu benar pula dalam perbuatanya. Sepanjang sejarah manusia, tak seorang rasul pun  yang berdusta, baik kepada dirinya sendiri maupun orang lain.
Seluruh nabi dan rasul tidak pernah berkata bohong, tidak pernah berbicara berdasarkan hawa nafsunya sendiri, tetapi mereka semua berkata benar apa yang telah mereka terima dari Alloh SWT.
b.      Amanah
Amanah artinya dapat dipercaya, tidak pernah mengingkari janji, selalu melaksanakan setiap apa yang dikatakan.
Para rasul diberi amanah oleh Alloh untuk menyampaikan wahyu yang diterimanya kepada seluruh umat manusia. Dalam menyampaikan wahyu, tidak ada seorang rasul pun yang berkhianat.
c.       Tablig
Tablig artinya menyampaikan (wahyu). Tugas utama seorang rasul adalah memberikan pemahan kepada kaumnya. Meskipun banyak tantangan, rintangan, bahkan ancaman untuk di bunuh tapi para rasul tetap menampaikan wahyu dari Alloh.
d.      Fathonah
Fathonah artinya cerdas. Para rasul diberi kecerdasan yang luar biasa oleh Alloh dengan tujuan untuk kemudahan dalam menghadapi berbagai maslah yang dihapai selama menjadi rasul.
Salah satu contoh bentuk kecerdasan seorang rasul yaitu ketika nabi muhammad menghadapi kaum kafir Quraisy yang jumlahnya tidak seimbang dengan kaum mukmin, beliau mengunakan strategi yang hebat sehingga bisa menang. Tentu saja kemenangan itu juga karena izin dan pertolongan Alloh.



Kesimpulan
1.      Nabi adalah seorang laki-laki yang diberi wahyu oleh Alloh lewat malaikat jibril untuk dirinya sendiri.
2.      Rasul yaitu seorang laki-laki yang diberi wahyu oleh Alloh lewat malaikat jibril untuk dirinya sendiri dan disampaikan kepada umatnya. Jumlah Rasul yang wajib diketahui ada 25.
3.      Rasul ulul azmi adalah rasul yang memiliki ketabahan dan kesabaran yang sangat kuat dalam menghadapi berbagai cobaan.
4.      Rasul yang termasuk ulul azmi ada 5, yaitu Nuh a.s, Ibrahim a.s, Musa a.s, Isa a.s, dan Muhammad saw.
5.      Sifat wajib rasul adalah sifat-sifat yang pasti dimiliki oleh para rasul.
6.      Sifat wajib bagi rasul ada 4, yaitu shidiq, amanah, tablig, dan fathonah.



















Tidak ada komentar:

Posting Komentar