Mengenal rasul-rasul Alloh
1.
Pengertian
nabi dan rasul
Nabi
adalah seorang laki-laki yang diberi wahyu oleh Alloh lewat malaikat jibril
untuk dirinya sendiri. Sedangkan rasul yaitu seorang laki-laki yang diberi
wahyu oleh Alloh lewat malaikat jibril yaitu untuk dirinya sendiri dan
disampaikan kepada umatnya.

Artinya
:
“dan (kami telah mengutus) rasul-rasul yang sungguh telah kami
kisahkan tentang mereka kepadamu dahulu, dan rasul-rasul yang tidak kami
kisahkan tentang mereka kepadamu. Dan Alloh telah berbicara kepada Musa dengan
langsung (Q.S. An-Nisa (4): 164)”
Jumlah
nabi dan rasul yang wajib kita ketahui ada 25, antara lain:
1.
Nabi Adam
a.s.
2.
Nabi Idris
a.s.
3.
Nabi Nuh a.s.
4.
Nabi Hud a.s.
5.
Nabi Shaleh
a.s
6.
Nabi Ibrahim
a.s.
7.
Nabi Luth
a.s.
8.
Nabi Ismail
a.s.
9.
Nabi Ishak a.s.
10. Nabi Yakub a.s.
11. Nabi Yusuf a.s.
12. Nabi Yakub a.s
13. Nabi Zulkifli a.s.
|
14. Nabi Syu’aib a.s.
15. Nabi Musa a.s.
16. Nabi Harun a.s.
17. Nabi Daud a.s.
18. Nabi Sulaiman a.s.
19. Nabi Ilyas a.s.
20. Nabi Ilyasa a.s.
21. Nabi Yunus a.s.
22. Nabi Zakariya a.s.
23. Nabi Yahya a.s.
24. Nabi Isa a.s.
25. Nabi Muhammad saw.
|
2.
Nama-nama
Rasul yang Ulul Azmi dari para Rasul
Sebagai
rasul dikenal dengan ulul azmi. Ulul azmi adalah rasul yang memiliki
ketabahan dan kesabaran yang sangat kuat dalam menghadapi berbagai cobaan.
Selain
diberi cobaan yang berat, rasul ulul azmi juga diberi mu’jizat. Mu’jizat yaitu
kejadian atau kepandaian yang luar biasa pada diri eorang nabi atau rasul yang
datangnya dari Alloh swt.
Rasul
yang bergelar ulul azmi antara lain: nabi nuh, ibrahim, musa, isa, dan muhammad
saw.
a.
Nuh
AS
Mendapat
mu’jizat berupa:
Dapat
membuat perahu besar saat banjir bandang tiba untuk menyelamatkan umatnya dan
hewan-hewan yang bersamanya.
Contoh
ujian berat yang diberikan kepada nabi nuh yaitu:
1)
Sabar
berdakwah meskipun selama kurang lebih 950 tahun hanya beberapa yang
mengikutinya.
2)
Istri
dan anaknya juga ikut membangkang.
b.
Ibrahim
AS
Mendapat
mu’jizat berupa:
1)
Ibu
jarinya bisa mengeluarkan madu pada masa kecil.
2)
Tidak
terbakar ketika di masukkan kedalam api oleh raja namrud.
Contoh
ujian berat yang diberikan kepada nabi ibrahim yaitu:
1)
Perintah
Alloh lewat mimpi kepada nabi ibrahim untuk menyembelih putranya yang bernama
ismail.
2)
Nabi
ibrahim mendapat perlawanan dari raja namrud berupa dimasukkan ke dalam api.
c.
Musa
AS
Mendapat
mu’jizat berupa:
1)
Tongkatnya
dapat berubah menjadi sebuah ular yang sangat besar.
2)
Bisa
membelah lautan dengan tongatnya.
Cotoh
ujian berat yang diberikan nabi musa yaitu:
1)
Ancaman
dari raja fir’aun yang sangat berkuasa bahkan mengaku sebagai tuhan.
2)
Kaumnya
sangat pembangkang.
d.
Isa
AS
Mendapat
mu’jizat berupa:
1)
Membuat
burung dari tanah kemudian burung tersebut hidup
2)
Dapat
menghidupkan orang yang telah meninggal, atas izin Alloh dan dapat menyembuhkan
beberapa penyakit yang sulit untuk di sembuhkankan.
Contoh
ujian berat yang diberikan kepada nabi isa yaitu:
1)
Kemiskinan,
hendak diusir dan dibunuh oleh bani israil
2)
Dihianati
muridnya sendiri yang bernama yudas iskariot
e.
Muhammad
SAW
Mendapat
mu’jizat berupa Al-quran, dapat membelah bulan menjadi dua, dan jari tangannya
dapat mengeluarkan air.
Contoh
ujian berat yang diberikan kepada nabi muhammad yaitu:
1)
Menjadi
yatim piatu sejak kecil.
2)
Penentang
dawahnya tidak hanya dari orang lain tapi termasuk pamannya sendiri, yaitu Abu
lahab.
Para rasul
tersebut meskipun mendapat cobaan yang begitu berat tapi tetap tabah dan bisa
lulus dari ujian sehingga diberi gelar Rasul ulul azmi. Untuk memudhkan
mengingat, maka bisa disingkat dengan kata NIMIM (nuh, ibrahim, musa, isa,
muhammad).
3.
Perbedaan
nabi dan Rasul
Perbedaan
nabi dan rasul antara lain:
NABI
|
RASUL
|
a.
Seorang nabi
belum tentu rasul.
b.
Tidak
memiliki sifat tablig (menyampaikan).
c.
Tidak memiliki
umat (pengikut).
d.
Memiliki tiga
sifat wajib yaitu shidiq, amanah, dan fathonah.
|
a.
Seorang rasul
pasti nabi.
b.
Memiliki
sifat tablig.
c.
Memiliki
umat.
d.
Memiliki 4
sifat wajib, yaitu shidiq, amanah, tablig, dan fathonah.
|
4.
Sifat
wajib bagi Rasul
Yang
dimaksud sifat-sifat wajib rasul adalah sifat-sifat yang pasti dimiliki oleh
para rasul. Adapun sifat wajib bagi rasul adalah sebagai berikut.
a.
Shidiq
Shidiq
artinya benar, yaitu dalam perkataan, perbuatan dan kehidupan. Rasul selalu
benar dalam berbicara dan selalu benar pula dalam perbuatanya. Sepanjang
sejarah manusia, tak seorang rasul pun
yang berdusta, baik kepada dirinya sendiri maupun orang lain.
Seluruh
nabi dan rasul tidak pernah berkata bohong, tidak pernah berbicara berdasarkan
hawa nafsunya sendiri, tetapi mereka semua berkata benar apa yang telah mereka
terima dari Alloh SWT.
b.
Amanah
Amanah
artinya dapat dipercaya, tidak pernah mengingkari janji, selalu melaksanakan
setiap apa yang dikatakan.
Para
rasul diberi amanah oleh Alloh untuk menyampaikan wahyu yang diterimanya kepada
seluruh umat manusia. Dalam menyampaikan wahyu, tidak ada seorang rasul pun
yang berkhianat.
c.
Tablig
Tablig
artinya menyampaikan (wahyu). Tugas utama seorang rasul adalah memberikan
pemahan kepada kaumnya. Meskipun banyak tantangan, rintangan, bahkan ancaman
untuk di bunuh tapi para rasul tetap menampaikan wahyu dari Alloh.
d.
Fathonah
Fathonah
artinya cerdas. Para rasul diberi kecerdasan yang luar biasa oleh Alloh dengan
tujuan untuk kemudahan dalam menghadapi berbagai maslah yang dihapai selama
menjadi rasul.
Salah
satu contoh bentuk kecerdasan seorang rasul yaitu ketika nabi muhammad
menghadapi kaum kafir Quraisy yang jumlahnya tidak seimbang dengan kaum mukmin,
beliau mengunakan strategi yang hebat sehingga bisa menang. Tentu saja
kemenangan itu juga karena izin dan pertolongan Alloh.
Mengenal rasul-rasul Alloh
1.
Pengertian
nabi dan rasul
Nabi
adalah seorang laki-laki yang diberi wahyu oleh Alloh lewat malaikat jibril
untuk dirinya sendiri. Sedangkan rasul yaitu seorang laki-laki yang diberi
wahyu oleh Alloh lewat malaikat jibril yaitu untuk dirinya sendiri dan
disampaikan kepada umatnya.

Artinya
:
“dan (kami telah mengutus) rasul-rasul yang sungguh telah kami
kisahkan tentang mereka kepadamu dahulu, dan rasul-rasul yang tidak kami
kisahkan tentang mereka kepadamu. Dan Alloh telah berbicara kepada Musa dengan
langsung (Q.S. An-Nisa (4): 164)”
Jumlah
nabi dan rasul yang wajib kita ketahui ada 25, antara lain:
1.
Nabi Adam
a.s.
2.
Nabi Idris
a.s.
3.
Nabi Nuh a.s.
4.
Nabi Hud a.s.
5.
Nabi Shaleh
a.s
6.
Nabi Ibrahim
a.s.
7.
Nabi Luth
a.s.
8.
Nabi Ismail
a.s.
9.
Nabi Ishak a.s.
10. Nabi Yakub a.s.
11. Nabi Yusuf a.s.
12. Nabi Yakub a.s
13. Nabi Zulkifli a.s.
|
14. Nabi Syu’aib a.s.
15. Nabi Musa a.s.
16. Nabi Harun a.s.
17. Nabi Daud a.s.
18. Nabi Sulaiman a.s.
19. Nabi Ilyas a.s.
20. Nabi Ilyasa a.s.
21. Nabi Yunus a.s.
22. Nabi Zakariya a.s.
23. Nabi Yahya a.s.
24. Nabi Isa a.s.
25. Nabi Muhammad saw.
|
2.
Nama-nama
Rasul yang Ulul Azmi dari para Rasul
Sebagai
rasul dikenal dengan ulul azmi. Ulul azmi adalah rasul yang memiliki
ketabahan dan kesabaran yang sangat kuat dalam menghadapi berbagai cobaan.
Selain
diberi cobaan yang berat, rasul ulul azmi juga diberi mu’jizat. Mu’jizat yaitu
kejadian atau kepandaian yang luar biasa pada diri eorang nabi atau rasul yang
datangnya dari Alloh swt.
Rasul
yang bergelar ulul azmi antara lain: nabi nuh, ibrahim, musa, isa, dan muhammad
saw.
a.
Nuh
AS
Mendapat
mu’jizat berupa:
Dapat
membuat perahu besar saat banjir bandang tiba untuk menyelamatkan umatnya dan
hewan-hewan yang bersamanya.
Contoh
ujian berat yang diberikan kepada nabi nuh yaitu:
1)
Sabar
berdakwah meskipun selama kurang lebih 950 tahun hanya beberapa yang
mengikutinya.
2)
Istri
dan anaknya juga ikut membangkang.
b.
Ibrahim
AS
Mendapat
mu’jizat berupa:
1)
Ibu
jarinya bisa mengeluarkan madu pada masa kecil.
2)
Tidak
terbakar ketika di masukkan kedalam api oleh raja namrud.
Contoh
ujian berat yang diberikan kepada nabi ibrahim yaitu:
1)
Perintah
Alloh lewat mimpi kepada nabi ibrahim untuk menyembelih putranya yang bernama
ismail.
2)
Nabi
ibrahim mendapat perlawanan dari raja namrud berupa dimasukkan ke dalam api.
c.
Musa
AS
Mendapat
mu’jizat berupa:
1)
Tongkatnya
dapat berubah menjadi sebuah ular yang sangat besar.
2)
Bisa
membelah lautan dengan tongatnya.
Cotoh
ujian berat yang diberikan nabi musa yaitu:
1)
Ancaman
dari raja fir’aun yang sangat berkuasa bahkan mengaku sebagai tuhan.
2)
Kaumnya
sangat pembangkang.
d.
Isa
AS
Mendapat
mu’jizat berupa:
1)
Membuat
burung dari tanah kemudian burung tersebut hidup
2)
Dapat
menghidupkan orang yang telah meninggal, atas izin Alloh dan dapat menyembuhkan
beberapa penyakit yang sulit untuk di sembuhkankan.
Contoh
ujian berat yang diberikan kepada nabi isa yaitu:
1)
Kemiskinan,
hendak diusir dan dibunuh oleh bani israil
2)
Dihianati
muridnya sendiri yang bernama yudas iskariot
e.
Muhammad
SAW
Mendapat
mu’jizat berupa Al-quran, dapat membelah bulan menjadi dua, dan jari tangannya
dapat mengeluarkan air.
Contoh
ujian berat yang diberikan kepada nabi muhammad yaitu:
1)
Menjadi
yatim piatu sejak kecil.
2)
Penentang
dawahnya tidak hanya dari orang lain tapi termasuk pamannya sendiri, yaitu Abu
lahab.
Para rasul
tersebut meskipun mendapat cobaan yang begitu berat tapi tetap tabah dan bisa
lulus dari ujian sehingga diberi gelar Rasul ulul azmi. Untuk memudhkan
mengingat, maka bisa disingkat dengan kata NIMIM (nuh, ibrahim, musa, isa,
muhammad).
3.
Perbedaan
nabi dan Rasul
Perbedaan
nabi dan rasul antara lain:
NABI
|
RASUL
|
a.
Seorang nabi
belum tentu rasul.
b.
Tidak
memiliki sifat tablig (menyampaikan).
c.
Tidak memiliki
umat (pengikut).
d.
Memiliki tiga
sifat wajib yaitu shidiq, amanah, dan fathonah.
|
a.
Seorang rasul
pasti nabi.
b.
Memiliki
sifat tablig.
c.
Memiliki
umat.
d.
Memiliki 4
sifat wajib, yaitu shidiq, amanah, tablig, dan fathonah.
|
4.
Sifat
wajib bagi Rasul
Yang
dimaksud sifat-sifat wajib rasul adalah sifat-sifat yang pasti dimiliki oleh
para rasul. Adapun sifat wajib bagi rasul adalah sebagai berikut.
a.
Shidiq
Shidiq
artinya benar, yaitu dalam perkataan, perbuatan dan kehidupan. Rasul selalu
benar dalam berbicara dan selalu benar pula dalam perbuatanya. Sepanjang
sejarah manusia, tak seorang rasul pun
yang berdusta, baik kepada dirinya sendiri maupun orang lain.
Seluruh
nabi dan rasul tidak pernah berkata bohong, tidak pernah berbicara berdasarkan
hawa nafsunya sendiri, tetapi mereka semua berkata benar apa yang telah mereka
terima dari Alloh SWT.
b.
Amanah
Amanah
artinya dapat dipercaya, tidak pernah mengingkari janji, selalu melaksanakan
setiap apa yang dikatakan.
Para
rasul diberi amanah oleh Alloh untuk menyampaikan wahyu yang diterimanya kepada
seluruh umat manusia. Dalam menyampaikan wahyu, tidak ada seorang rasul pun
yang berkhianat.
c.
Tablig
Tablig
artinya menyampaikan (wahyu). Tugas utama seorang rasul adalah memberikan
pemahan kepada kaumnya. Meskipun banyak tantangan, rintangan, bahkan ancaman
untuk di bunuh tapi para rasul tetap menampaikan wahyu dari Alloh.
d.
Fathonah
Fathonah
artinya cerdas. Para rasul diberi kecerdasan yang luar biasa oleh Alloh dengan
tujuan untuk kemudahan dalam menghadapi berbagai maslah yang dihapai selama
menjadi rasul.
Salah
satu contoh bentuk kecerdasan seorang rasul yaitu ketika nabi muhammad
menghadapi kaum kafir Quraisy yang jumlahnya tidak seimbang dengan kaum mukmin,
beliau mengunakan strategi yang hebat sehingga bisa menang. Tentu saja
kemenangan itu juga karena izin dan pertolongan Alloh.
Kesimpulan
1.
Nabi
adalah seorang laki-laki yang diberi wahyu oleh Alloh lewat malaikat jibril
untuk dirinya sendiri.
2.
Rasul
yaitu seorang laki-laki yang diberi wahyu oleh Alloh lewat malaikat jibril
untuk dirinya sendiri dan disampaikan kepada umatnya. Jumlah Rasul yang wajib
diketahui ada 25.
3.
Rasul
ulul azmi adalah rasul yang memiliki ketabahan dan kesabaran yang sangat kuat
dalam menghadapi berbagai cobaan.
4.
Rasul
yang termasuk ulul azmi ada 5, yaitu Nuh a.s, Ibrahim a.s, Musa a.s, Isa a.s,
dan Muhammad saw.
5.
Sifat
wajib rasul adalah sifat-sifat yang pasti dimiliki oleh para rasul.
6.
Sifat
wajib bagi rasul ada 4, yaitu shidiq, amanah, tablig, dan fathonah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar